League of Legends Patch 26.21 Berikan Buff Varus dan Nerf Jinx

League of Legends Patch 26.21 membawa gelombang penyesuaian balance yang memengaruhi banyak champion, termasuk Varus dan Jinx. Riot Games mengubah distribusi kekuatan Varus dengan menonjolkan Piercing Arrow sekaligus mengurangi sebagian kekuatan Blighted Quiver, lalu memberikan buff tambahan melalui pembaruan tengah patch. Sementara itu, Jinx mendapat penurunan base health dan pertumbuhan Attack Damage untuk memperlambat kemampuannya melakukan snowball. Patch yang dirilis pada 21 Oktober 2026 ini juga menghadirkan perubahan champion, item, kosmetik True Damage, hingga pembaruan ARAM: Mayhem yang cukup besar bagi pembaca NICHE. Teks yang ditempel (1) League of Legends
Varus Mendapat Penyesuaian Besar pada Piercing Arrow
Perubahan Varus dalam Patch 26.21 ditujukan untuk pemindahan sebagian kekuatan dari W menuju Q. Riot ingin menekan kekuatan Varus di top lane, terutama pendekatan yang lebih banyak mengandalkan W. Sebaliknya, kemampuan Piercing Arrow diberikan reward tambahan ketika di-charge dengan baik. Maximum base damage Q berubah menjadi nilai maksimum yang mencapai 391 pada rank tertinggi, sementara bonus AD ratio maksimum meningkat menjadi 136 persen. Scaling berdasarkan channel time juga naik hingga 70 persen, sehingga ketepatan timing menjadi semakin penting. League of Legends
Sebagai kompensasi, Blighted Quiver menerima penyesuaian ke bawah pada aspek tertentu. On-hit base damage menjadi 4, 10, 16, 22, dan 28, sementara bonus AD serta AP scaling justru dinaikkan. Damage berdasarkan maksimum health dari setiap stack Blight juga diturunkan, begitu pula refund cooldown dari Blight. Struktur perubahan tersebut membuat Varus semakin bergantung pada penggunaan Piercing Arrow yang baik dibandingkan damage pasif dari W. Dengan demikian, pemain Varus sebaiknya membangun pola permainan yang memanfaatkan Q secara optimal. League of Legends
Buff Tengah Patch Memberikan Tambahan Kekuatan untuk Varus
Setelah perubahan awal diterapkan, Riot menemukan masalah penting pada kemampuan Q. Piercing Arrow kehilangan mekanik reduced damage terhadap target lanjutan. Riot kemudian menangani bug tersebut pada 22 Oktober 2026 dan sekaligus memberikan buff kompensasi. Bonus statistik dari passive saat eliminasi dinaikkan menjadi 1,4 per 10 persen Attack Speed, sedangkan minimum damage Q pada rank tertinggi meningkat dari 230 menjadi 250. League of Legends
Buff tengah patch ini membuat istilah peningkatan Varus pada Patch 26.21 perlu dibaca bersama penyesuaian awal. Varus tidak menerima buff murni tanpa pengurangan, melainkan mendapat perubahan arah kekuatan. Pemain yang mampu menggunakan Piercing Arrow secara konsisten berpotensi memaksimalkan perubahan ini, sementara gaya bermain yang sangat bertumpu pada W memperoleh beberapa nerf. Bagi pemain NICHE yang ingin memahami arah build Varus, perubahan ini membuat penguasaan Q menjadi semakin bernilai.
Jinx Mendapat Nerf pada Health dan Pertumbuhan Attack Damage
Di sisi lain, Jinx menerima nerf yang lebih langsung. Base health Jinx dikurangi sebanyak 20 poin menjadi 610, sedangkan Attack Damage growth dikurangi sebesar 0,25 per level. Riot menjelaskan bahwa Jinx memiliki performa yang terlalu kuat, bahkan setelah Runaan’s Hurricane mendapat penyesuaian pada patch sebelumnya. Karena itu, perubahan kali ini mencoba memberi lawan lebih banyak ruang untuk menahannya. League of Legends
Nerf terhadap base health dapat membuat kesalahan positioning lebih terasa, terutama ketika Jinx menghadapi lawan yang memiliki burst atau poke tinggi. Sementara itu, pengurangan pertumbuhan Attack Damage secara bertahap membuat scaling statistiknya sedikit lebih rendah. Nerf ini tidak merombak Q, W, E, maupun Ultimate, sehingga pemain masih dapat membangun pola permainan yang familiar. Namun, fase menuju snowball menjadi sedikit lebih sulit, terutama jika Jinx tertinggal dalam gold dan pengalaman.
Varus dan Jinx Bukan Satu-Satunya Champion yang Disesuaikan
Selain Varus dan Jinx membawa buff dan nerf untuk berbagai role. Darius mendapat pengurangan cooldown Q pada rank maksimum, sedangkan Miss Fortune menerima peningkatan terhadap dua ability ofensif. Azir memperoleh mana growth yang lebih tinggi, sementara Orianna mendapatkan damage scaling late game yang lebih besar. Ryze juga menerima sejumlah peningkatan terhadap Q dan W, sehingga meta mage dapat memperoleh variasi baru. League of Legends
Sebaliknya, Lee Sin mendapatkan cooldown W yang lebih panjang dan damage Ultimate lebih rendah, sementara Nidalee mengalami penurunan damage Pounce dan Attack Speed Primal Surge. Qiyana, Rammus, Viktor, dan Yone juga terkena penyesuaian ke bawah. Riot tidak berfokus pada satu statistik saja, sehingga patch ini mencoba memperbaiki distribusi kekuatan. Bagi pemain ranked, perubahan seperti ini berpotensi menggeser champion pool, khususnya ketika meta role berubah setelah beberapa nerf.
Gluttonous Greaves Hubris dan Dawncore Berubah
Penyesuaian terhadap item menjadi faktor yang dapat memengaruhi meta. Gluttonous Greaves mendapat peningkatan total cost menjadi 1.100 gold karena Riot melihat item tersebut terlalu kuat meskipun stack yang diperoleh tidak banyak. Kenaikan harga ini membuat power spike datang sedikit lebih lambat, sehingga pengguna item perlu menyesuaikan jalur pembelian. Perubahan ini juga dapat berdampak terhadap beberapa champion ranged, termasuk champion yang sebelumnya menjadikan Greaves pilihan kuat. League of Legends
Hubris juga sekarang memiliki bonus berbeda berdasarkan jarak champion. Base bonus Attack Damage menjadi terpisah menurut tipe champion, sementara bonus AD per stack menjadi lebih rendah untuk pengguna jarak jauh. Di sisi support, Dawncore mendapat peningkatan Ability Power per 100 persen Base Mana Regeneration dari 10 menjadi 15. Riot berharap perubahan tersebut memberikan alternatif build yang lebih kompetitif. Dengan begitu, Patch 26.21 berusaha menyeimbangkan sumber kekuatan dari beberapa arah.
True Damage dan ARAM Mayhem Ikut Meramaikan Patch
Di luar buff dan nerf menghadirkan konten kosmetik True Damage baru. Akali, Qiyana, Senna, Yasuo, serta Prestige Ekko menjadi bagian dari koleksi baru yang tersedia mulai 21 Oktober. Kehadiran konten tersebut memberikan sisi visual tambahan. Riot juga memperbarui mode ARAM Mayhem melalui konsep Journey to Stardom yang menghadirkan Headliners, Augment baru, serta sistem progres berbasis misi. Setiap pertandingan dapat menghadirkan efek Headliner yang berbeda, sehingga variasi antarpertandingan semakin besar. League of Legends
Patch ini juga menetapkan limit baru terhadap pengunduhan replay. Riot menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diterapkan untuk mengurangi penyalahgunaan massal. Pemain masih dapat mengakses replay seperti biasa dalam batas yang tersedia, sehingga perubahan ini lebih berkaitan dengan perlindungan sistem. Beragam tambahan tersebut menunjukkan Patch 26.21 mencakup aspek gameplay dan layanan yang lebih luas.
Patch 26.21 Mengubah Arah Kekuatan Sejumlah Champion
League of Legends Patch 26.21 menghadirkan banyak penyesuaian terhadap champion dan item. Varus mengalami penyesuaian agar skillshot Q lebih bernilai, kemudian menerima kompensasi setelah perbaikan bug. Sementara itu, Jinx mendapatkan nerf terhadap statistik dasar untuk memperlambat snowball. Bagi pembaca NICHE, kedua perubahan tersebut menunjukkan bagaimana kekuatan champion dapat dipindahkan antarbagian kit.
Mereka yang menjadikan Varus champion utama sebaiknya mempelajari timing Q secara lebih serius, sedangkan pemain Jinx perlu mengurangi risiko menerima poke dan all-in. Pada saat yang sama, nerf terhadap beberapa pick meta serta adjustment item dapat membentuk variasi build baru. Sampaikan pandangan Anda mengenai champion yang paling diuntungkan oleh Patch 26.21 setelah bermain pada versi terbaru.








